Cara Evaluasi Laporan Keuangan Cepat!

Sering dari pengalaman saya melakukan bisnis coaching ke klien-klien, yang pertama-tama sering mereka katakan adalah bahwa ilmu coaching yang saya dapatkan dari Brad Sugars dalam membantu mereka, tidak akan dapat dipakai ke mereka karena bisnis mereka berbeda, industri mereka berbeda.

Yang lucunya, apa yang saya alami ini juga sering dialami coaches lain dan terutama Brad Sugars pada saat waktu dia mulai merintis perusahaannya. Brad Sugars adalah seorang akuntan sebelum dia menjadi seorang entrepreneur. Dia mengatakan bahwa semua bisnis itu adalah sama. Mereka seperti mobil yang berbeda, tetapi semua memiliki chassis mobil yang sama. Mereka semua butuh customers, profit dan revenue/sales. Terlepas apapun bisnis mereka.

Dalam kesempatan ini, saya akan membicarakan bagaimana cara mengevaluasi performa bisnis anda dengan cepat melalui analisa laporan keuangan. Disini saya akan bicara general guidelines apa yang anda bisa implementasi seara cepat dalam mendiagnosa bisnis anda. Tidak semua bisnis yang pernah saya tangani punya laporan keuangan, saat ini saya akan membahas untuk yang punya laporan keuangan/financial statements.

Laporan keuangan perusahaan apapun biasanya dibagi 3 bagian: balance sheet, income statement dan cash flow statement. Balance sheet atau neraca adalah potret perusahaan anda pada tanggal tersebut. Dari potret ini anda bisa melihat keadaan perusahaan anda mau bangkrut atau tidak.

Ada 3 area di neraca, yaitu: Assets, Liabitities dan Net Worth.

Asset adalah semya yang usaha anda punya yang bisa menghasilkan uang untuk anda, jadi seperti cash, piutang, fixed assets dan lain-lain yang bisa memberi makan perusahaan anda.

Liability adalah apapun yang anda miliki di perusahaan anda yang menarik uang perusahaan keluar dari usaha anda. Semua yang menghabiskan makanan usaha anda adalah Liability, seperti hutang jangka panjang, jangka pendek, dll.

Net Worth adalah selisih antara Asset dan Liability, bila Assets > dari Liability, anda punya positif Net Worth, dan bila Assets < dari Liability, berarti Net Worth anda negatif.

Pertama-tama yang anda patut perhatikan adalah cash anda di current assets anda. Apakah receivables anda > cash? Bila cash > dari receivables berarti usaha anda lebih liquid dibanding kalau receivables nya > cash. Lihat juga kualitas receivables anda, mana yang akan mencair dalam 30 hari, 60 dan 90 hari. Bagaimana anda bisa mempercepat pencairan ini menjadi 1 minggu, 2 minggu dan 1 bulan misalnya.

Kemudian lihat juga keadaan invetory anda, bila bisnis anda punya inventory. Berapa persen level inventory anda bila dibagikan jumlah total assets anda? apakah terlalu besar? Apa yang bisa anda lakukan untuk memperkecilnya? Jadi kuncinya disini, perhatikanlah bahwa level likuiditas assets anda adalah optimum. Hal ini akan baik bagi pihak ke tiga bila anda nanti mau mencari funding untuk bisnis anda.

Baru kemudian anda bisa lihat current liability anda. Hitung jumlah current liabilities anda, apakah jumlahnya lebih besar dari current assets anda? Seberapa besar?Bila cukup besar dan ini membahayakan anda, cek fixed assets anda, apakah ada fixed assets anda yang tidak ada korelasinya dengan bisnis? apakah bisa anda jual. Agar anda bisa lebih liquid?

Bila anda mempunyai neraca beberapa tahun lalu, lihat juga trend dari net worth anda, trendingnya naik atau turun, kenapa bisa begitu? apa yang bisa dilakukan untuk membuatnya naik?

Untuk menganalisa income statement, pertama lihat cara penghitungannya, apa sudah benar, kalau sudah, perhatikan trend gross margin anda, apakah naik atau turun? Kenapa bisa begitu? Bagaimana dengan fixed cost anda? Berapa % jumlah fixed cost anda bila dibagi dengan total sales. Bila terlampau besar, apa yang anda bisa lakukan untuk memperkecilnya?

Lalu lihat total EBITDA anda, berapa persen interest payment/ bunga bank yang anda harus bayar, bila angka itu dibagikan ke EBITDA anda? Jadi untuk income statement anda, goalnya disini adalah memperbaiki level gross margin anda dengan menaikkan sales,dan menurunkan COGS. Sedangkan untuk fixed cost, adalah untuk mengetahui beban% nya, seberapa besar membebani sales. Hal ini penting, karena nantinya akan bisa memperbaiki net margin anda. Bayangkan kalau anda tidak tahu bahwa net margin anda sedikit, terus anda kerjanya kasih diskon terus, bisa bangkrut anda.

Terakhir perhatikan cashflow anda bila receivables anda jumlahnya > dari cash. Lihat total cash anda, berapa persen datang dari operasional, investing dan financing. Bila % dari operasional anda rendah, apa yang bisa anda lakukan di bisnis untuk memperbaikinya.

Diharapkan dari analisa ini akan memaksa anda untuk berpikir keras bagaimana memperbaiki angka-angka tersebut dengan melakukan bisnis lebih baik dari aspek operation, marketing dan sales, dan finance.

Semoga bermanfaat.
 

Bidadari surgaku (Alm. Ust Jeffry Al Buchory)


Setiap manusia punya rasa cinta
Yang mesti dijaga kesuciaanya
Namun ada kala insan tak berdaya
Saat dusta mampir bertahta

Ku inginkan dia
Yang punya setia
Yang mampu menjaga kemurniaanya
Saat ku tak ada
Ku jauh darinya Amanah pun jadi penjaganya

Hatimu tempat berlindungku
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu
Dijadikan engkau istriku

Engkaulah ..
Bidadari surgaku
Tiada yang memahami
Sgala kekuranganku
Kecuali kamu, bidadariku
Maafkanlah aku
Dengan kebodohanku
Yang tak bisa membimbing dirimu

Hatimu tempat berlindungku
Dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu
Dijadikan engkau istriku

Engkaulah ..
Bidadari surgaku

Sumber: http://indoliriklagu13.blogspot.com

Cara merubah kebiasaan dalam hidup


Bagaimana perilaku kehidupan Anda setiap harinya? Baik atau burukkah perilaku Anda terhadap orang lain? Memang dalam merubah kebiasaan tidak mudah jika tidak ada niat yang besar dalam diri kita.

Para ahli mengatakan bahwa sesungguhnya otak manusia terdiri neuron-neuron yang bekerja bersama dan menjalin kesatuan, dengan pola yang sama dari waktu ke waktu. Anda mengenalnya sebagai kebiasaan. Tapi jangan khawatir, otak Anda dapat ‘dipaksa’ membangun sel-sel baru dan membentuk jalan menuju perilaku dan kebiasaan baru.


Berikut ini 11 cara merubah kebiasaan dalam hidup Anda agar terjadi perubahan-perubahan yang baik dalam menjalani kehidupaan Anda sehari-hari:

1. Buat resolusi Anda tidak bisa ditawar-tawar lagi.
Lakukan komitmen yang telah Anda janjikan pada diri Anda sendiri, dan buatlah sedemikian rupa agar Anda tak memiliki pilihan lain selain melakukan hal yang sudah Anda janjikan.

2. Memudahkan Diri Anda untuk Melakukan Tindakan.
Apakah tujuan hidup Anda nyata? Kebanyakan orang gagal karena sulit mengubah tujuan menjadi nyata.Untuk berhasil, Anda harus tahu apa tindakan yang akan Anda lakukan. Misalnya, resolusi Anda adalah ingin memiliki lebih banyak waktu untuk bersantai. Terjemahkan ke dalam aksi yang nyata, seperti Anda akan menyisakan setengah jam sehari untuk berjalan-jalan.

3. Buatlah StrategiUntuk Mengatasinya.
Apa alasan utama Anda saat tidak menepati janji terhadap resolusi Anda? Lupa? Sibuk? Hilang semangat? Atau tak tahu bagaimana memulainya? Buat daftar alasan-alasan yang biasa Anda kemukakan.

4. Manfaatkan Deadline Sebagai Pemicu.
Sebagian besar dari Anda seringkali terpacu untuk melakukan sesuatu setelah deadline semakin dekat.Buatlah deadline yang membuat Anda bertindak, entah itu wawancara kerja, reuni atau hari pernikahan.Niscaya semangat Anda terpacu untuk sungguh-sungguh melakukan perubahan sebelum hari-H tiba.

5. Buat Jadwal.
Jadwalkan apa yang ingin Anda lakukan. Tulis dalam agenda Anda, perlakukanlah selayaknya janji yang Anda buat dengan seseorang yang penting dalam hidup Anda. Jadwalkanlah dengan spesifik, kapan dan berapa lama Anda akan melakukannya.

6. Lakukan Setiap Hari.
Semakin Anda menjadikan janji Anda sebagai bagian dari keseharian, Anda akan memperlakukan hal itu sebagai rutinitas, sehingga tanpa terasa Anda melakukannya begitu saja tanpa beban lagi.

7. Pantau Perilaku Anda.
Penilaian menunjukan bahwa perilaku yang terekam dalam tulisan akan membantu Anda menjadi lebih baik. Misalnya, dengan menuliskan seberapa sering Anda bersikap khawatir terhadap apa yang Anda hadapi, dan sebagainya.

8. Fokuskan Pada Horison.
Lihat seberapa jauh Anda telah melangkah, buka seberapa jauh lagi jarak yang harus Anda tempuh. Hal ini akan memberi Anda kekuatan untuk terus melangkah. Luangkan waktu sejenak untuk merefleksikan apa yang telah berhasil Anda lakukan. Jadikan itu sebagai pemacu untuk tetap melanjutkan ‘perjuangan’ Anda.

9. Cari Rolemodel.
Bayi belajar dengan meniru, mengapa orang dewasa tidak? Temukanlah seseorang yang dapat menjadi contoh Anda melakukan perubahan. Apa yang ia lakukan dan tidak Anda lakukan? Jangan malu untuk bertanya kunci kesuksesan perubahannya. Sebagian besar orang senang jika dijadikan teladan.

10. Ajari Orang Lain.
Jalan terbaik untuk menyatukan diri dengan kebiasaan baru adalah dengan menjadi seorang mentor. Dengan mengajari orang lain, Anda akan terpacu untuk meningkatkan kualitas diri.

11. Perlakukan Diri Secara Wajar.
Lakukanlah yang terbaik. Pada saat tertentu Anda akan kehilangan orientasi atau membuat resolusi Anda berantakan. Saat itu terjadi, perlakukan diri Anda dengan wajar. Jangan tenggelam dalam rasa malu atau bersalah. Segeralah bangkit kembali.

Sumber: http://ekonomi.kompasiana.com
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. MauApaAja - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger